Setiap tanggal 12 Oktober, Indonesia memperingati Hari Museum Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap peran strategis museum dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya serta sejarah bangsa. Museum bukan sekadar tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, melainkan juga menjadi pusat edukasi dan inspirasi yang mampu menghubungkan masyarakat dengan akar budaya dan identitas nasional.
Film adalah cerminan bangsa. Melalui sinema, Indonesia tidak hanya bercerita, tetapi juga merekam perjalanan budaya, merawat tradisi, dan memperkenalkan jati diri ke dunia.
Lebih dari sekadar hiburan, film menjadi rekam jejak peradaban. Karena itu, Indonesia menetapkan tanggal 30 Maret sebagai Hari Film Nasional untuk mengenang lahirnya film nasional pertama yang sepenuhnya dibuat oleh sineas Indonesia, yakni Darah dan Doa (1950), karya Usmar Ismail.
