Sudah 143 tahun, sejak tahun 1879 Kartini berjuang keras untuk mendapatkan kesetaraan hidup bagi perempuan. Tepat hari ini, 21 April, Kartini lahir sekaligus memperingati hasil dari perjuangannya agar perempuan Indonesia mendapat haknya.
Berikut dirangkum perempuan-perempuan di lingkungan Universitas Sumatera Utara yang merupakan sosok Kartini masa kini menurut awak Pijar
Ketahuilah oleh tuan-tuan bahwa perempuan itu sunting permainan dunia, tapi racun bagi siapa yang tak beriman”. Sepenggal tulisan yang memperjuangkan hak aspirasi perempuan. Jejak perjuangannya telah membebaskan perempuan dari kesengsaraan pahitnya kebodohan karna keterbatasan pendidikan.
Pahlawan perempuan itu ialah Rohana Kudus, seorang pejuang pendidikan dan aspirasi perempuan. Meskipun Rohana tidak pernah mengenyam pendidikan sama sekali, gemar membaca dan belajar sendiri adalah hobinya yang semakin meningkatkan kompetensinya. Di masa kecilnya ia hanya fokus membagi semua ilmu yang ia miliki. Bahkan, Rohana Kudus tercatat dalam sejarah sebagai orang yang pertama kali mendirikan sekolah terbuka bagi Indonesia.
