Ramadhan ini menyadarkanku
Betapa besar rasa sayang Allah padaku
Dia memintaku untuk menahan diri dari perkataan dan perbuatan
Padahal Dia menyimpan pesan agar aku berhenti dari kebiasaan burukku
Tuanku yang dulu
Kulihat tak pernah lepas tawa bahagiamu
Yang pastinya bukan saat bersamaku
Tapi dengan puanmu yang baru
Ku pikir diriku sedang bermimpi
Melihat dirimu tengah tersenyum kepadaku
Aku masih mengingat senyuman itu
Tadi adalah malam dan nanti adalah pagi.
Berjam-jam tadi dan nanti aku tak terpejam.
Kejam.
