Di daerah asalnya, Sambal Tuk Tuk ini biasanya disajikan dengan Ikan Aso Aso atau sejenis Ikan Kembung yang sudah dikeringkan atau Ikan Gadapang yang dibakar lalu dicampur adukkan dengan sambal hingga merata.
Bandung atau yang juga dikenal dengan nama ‘Paris Van Java’ memiliki banyak kuliner yang khas seperti Siomay, Serabi, Batagor, Seblak dan Wajik. Makanan-makanan tersebut pasti sudah tidak asing lagi bagi Sobat Pijar. Kalau Cireng pada tau gak?
Kafe Pojok? Mojok-mojok dong? Dih gak takut kena gerebek? Pasti banyak orang pacaran nih? Eitss.. tunggu dulu. Mendengar namanya, mungkin kita langsung beranggapan bahwa kafe ini memiliki citra yang
Sesuai dengan namanya, kafe ini menyajikan berbagai jenis kopi yang dibuat langsung dengan mesin kopi, jadi buat kamu pencinta kopi wajib cobain tempat ini.
Gerai Pisang Pasir Wais ini terinspirasi dari kota-kota besar di Indonesia.
Pemilik Warung Angkot, terinspirasi membuat kafe dengan nama lucu ini.
Belum genap sebulan, Kantin Capres atau Cafe Apresiasi menjadi kantin kedua Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik USU.
Kekhasan dalam kuliner tersebut bukan hanya terletak pada cita rasa ataupun rempahnya. Tetapi juga bisa terlihat dari proses pembuatannya.
Soal rasa, spaghetti Batak ini kabarnya memiliki rasa yang tidak kalah dengan spaghetti khas Perancis. Bumbu yang khas dari makanan ini tentunya merica batak, Andaliman.
Medan tidak mau kalah, ada juga mie ayam yang nikmat dan tentunya dengan harga yang merakyat. Warung Mie Ayam Mas Bayu namanya, warung yang sudah dibuka kurang lebih 4 tahun ini, berlokasikan di Jalan Sidorukun kelurahan Pulo Brayan Darat II Medan.
