Hits: 5
Rifka Febrina
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara (USU) angkatan 2024 melaksanakan kegiatan sosialisasi literasi media digital di SMA Swasta Eria dengan mengusung tema “Gen Z Cerdas: Saring Sebelum Sharing” pada Kamis, (21/5/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk edukasi kepada siswa mengenai pentingnya kesadaran dan bijak menggunakan media sosial, khususnya dalam menghadapi maraknya penyebaran hoaks di era digital.
Melalui sosialisasi ini, para siswa diajak untuk lebih memahami apa itu hoaks, bagaimana cara mengidentifikasi hoaks, langkah-langkah untuk menghindari penyebaran hoaks, serta konsekuensi menyebarkan hoaks. Materi ini disampaikan dengan cara yang santai dan interaktif agar mudah dipahami oleh para siswa.
Untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman dan menyenangkan, mahasiswa juga mengadakan sesi ice breaking di tengah kegiatan. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan antusias dan partisipasi siswa selama kegiatan berlangsung.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi sesi tanya jawab, serta kuis menggunakan aplikasi Quizizz untuk menguji pemahaman siswa mengenai materi hoaks yang telah disampaikan. Melalui kuis interaktif tersebut, para siswa diajak untuk mengenali contoh informasi palsu dan menentukan cara yang tepat dalam menyikapi berita yang beredar di media sosial.
Antuasisme siswa terlihat dari suasana sosialisasi yang berlangsung aktif dan penuh interaksi. Dengan penuh semangat, peserta menjawab setiap pertanyaan dan mengikuti rangkaian kegiatan, hingga memberikankesan dan pesanterhadap kegiatan sosialisasi yang telah dilakukan.
“Sosialisasi yang dibawakan oleh kakak-kakak sangat menyenangkan. Materi yang disampaikan juga menarik dan kami belajar bahwa media sosial ternyata juga dapat menjadi bahaya untuk diri kami dan orang lain,” pungkas Akbar, salah satu peserta.
Rifky, selaku ketua OSIS SMA Swasta Eria, menyatakan materi yang disampaikan mudah dipahami dan dapat membantu mereka lebih bijak dalam menyaring informasi.
“Saya harap ke depannya saya dan teman-teman semua lebih bijak dalam menggunakan media sosial seperti yang sudah dijelaskan oleh kakak-kakak saat sosialisasi,” ujarnya.
Nabilah Prayetna, selaku Ketua Pelaksana kegiatan, menyampaikan harapannya kepada generasi muda yang memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan digital yang sehat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini siswa/i dapat lebih kritis dalam menerima informasi dan menerapkan ‘Saring sebelum sharing’ di kehidupan sehari-hari,” ucapnya.
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap isu-isu yang berkembang di masyarakat. Melalui edukasi yang diberikan dalam sosialisasi, diharapkan semakin banyak generasi muda, terlebihnya Gen Z yang sadar bahwa setiap informasi yang dibagikan memiliki dampak yang besar, sehingga budaya “Saring Sebelum Sharing” dapat ditanamkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
(Redaktur Tulisan: Yudika Phareta Simorangkir)

