Hits: 8

Michael Sitorus

Pijar, Medan. Kabar membanggakan datang dari mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU). Kali ini, sekumpulan mahasiswa USU yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo USU berhasil menyabet beberapa medali dalam ajang 9th Gewinn Malaysia Open International Taekwondo Championship 2026, pada 30 April-6 Mei 2026.

Dalam ajang tersebut, terdapat sebelas mahasiswa USU yang berhasil meraih penghargaan, yaitu Harpindo Ginting, Anastasya R. Sitorus, Firman F. Sebayang, Ira Nurhidayah, Saut Martua Pardede, Frederico Haganta, Leonardo Jhosua, Novia A. Milala, Felidicio H. Ginting, Aisyah Z. Jannah, dan Muhammad A. Mahardika. Mereka berhasil mendapatkan sebelas medali emas, enam medali perak, dan lima medali perunggu, sehingga berkontribusi membawa Taekwondo USU meraih juara tiga umum dalam ajang tersebut.

Bukan hanya itu, Anastasya Sitorus, salah satu mahasiswa USU yang meraih medali emas dan medali perak dalam ajang tersebut, mengungkapkan bahwa terdapat tiga peserta lainnya yang bukan merupakan mahasiswa USU. Namun, mereka turut andil dalam keberhasilan Taekwondo USU, dengan memperoleh lima medali emas dan satu medali perunggu. Ia juga menegaskan bahwa ketiganya tetap bagian dari keluarga besar UKM Taekwondo USU.

“Mereka merupakan bagian dari keluarga besar UKM Taekwondo USU. Mereka tetap berlatih dan menjadi bagian dari tim yang mewakili UKM kita, meskipun secara status administrasi berbeda dengan rekan-rekan mahasiswa yang ada di daftar Ditmawalumni,” tuturnya.

Di balik pencapaian mereka tersebut, ia juga menjelaskan bahwa persiapan menjelang kompetisi dilakukan dengan sangat intens. Mulai dari peningkatan durasi waktu latihan, pematangan teknik gerakan, dan menjaga berat badan agar tetap sesuai dengan kategori pertandingan yang dipilih.

Harpindo Ginting, selaku Ketua UKM Taekwondo USU sekaligus mahasiswa USU yang meraih medali emas dan medali perak, mengakui bahwa menjaga ketahanan mental menjadi tantangan utama selama ajang berlangsung.

“[Awalnya] agak sedikit grogi, mengikuti turnamen internasional [seperti ini,] karena [menghadapi] banyak tim besar dari berbagai negara yang kemungkinan [memiliki] skill di atas kami. [Akan] tetapi, terlepas dari itu, kami percaya dengan kemampuan kami yang sudah berlatih keras sebelum pertandingan tiba,” ungkapnya.

Kedua peserta juga mengungkapkan bahwa keberhasilan mereka dalam ajang internasional tersebut, tidak lepas dari dukungan yang diberikan oleh kampus. Dalam hal tersebut, kampus memberikan dana dan wejangan penyemangat kepada mahasiswa yang bertanding untuk mengharumkan nama USU di kancah internasional.

Sebagai penutup, Harpindo berharap Taekwondo USU semakin berkualitas dalam mempersiapkan atletnya di kompetisi selanjutnya.

“Tentunya kami ingin terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas latihan supaya bisa tampil lebih baik lagi di event berikutnya. Kami juga ingin mempersiapkan regenerasi atlet serta membawa Taekwondo USU meraih prestasi yang lebih tinggi ke depannya,” tutupnya.

(Redaktur Tulisan: Dwi Garini Oktavianti)

Leave a comment