Hits: 61

Muhammad Fikri Haikal Saragih

Pijar, Medan. Sebagai bagian dari profesi yang mulia, pemadam kebakaran menjadi garda terdepan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan. Oleh karena itu, untuk mengapresiasi seluruh dedikasi dan pengorbanan yang dilakukan para petugas pemadam kebakaran (damkar) dalam menolong serta menyelamatkan banyak orang, Hari Pemadam Kebakaran Sedunia atau Internasional Firefighter’s Day (IFFD) diperingati setiap tanggal 4 Mei.

Dilansir dari detik.com, tanggal 4 Mei ditetapkan sebagai hari peringatan pemadam kebakaran sedunia untuk memberikan penghormatan kepada lima petugas yang meninggal dalam memadamkan kebakaran hutan di Australia. Selain itu, tanggal 4 Mei juga berkaitan dengan Hari Santo Florian, yang dikenal sebagai pelindung para pemadam kebakaran. Di sejumlah negara Eropa, Hari Pemadam Kebakaran dan Hari Santo Florian telah lama diperingati pada tanggal 4 Mei. Tradisi ini sudah berlangsung ratusan tahun dan terus dilestarikan hingga saat ini.

Peringatan ini tidak hanya bertujuan untuk menghormati pengorbanan yang telah para petugas pemadam kebakaran berikan, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya peranan pemadam kebakaran dalam kehidupan. Masyarakat diimbau untuk memberikan dukungan, baik secara simbolis maupun ikut terlibat dalam berbagai kegiatan penghormatan.

Hal ini juga sejalan dengan yang disampaikan Mulandono, selaku Perwira Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat, dalam wawancaranya bersama tim Selamat Pagi Indonesia terkait pemaknaan Hari Pemadam Kebakaran Sedunia.

“Memaknai Hari Pemadam Kebakaran Sedunia ini artinya menghormati dan mengenang para petugas pemadam kebakaran di seluruh dunia dalam melaksanakan tugas. Baik penyelamatan harta benda maupun jiwa, dan penyelamatan hewan lain,” jelasnya.

Menanggapi stigma di masyarakat terkait pemadam kebakaran yang serba bisa dan mampu mengatasi segala macam masalah yang ada, Mulandono menambahkan penjelasan untuk masyarakat agar bisa memaknai tugas pemadam kebakaran dengan baik serta saling bekerja sama antara petugas dan masyarakat.

“Pemadam kebakaran dituntut untuk semuanya harus bisa. Untuk itu saya berpesan kepada masyarakat, mari memaknai apa sebenarnya petugas pemadam kebakaran itu. Dengan begitu, masyarakat bisa bekerja sama dengan petugas pemadam kebakaran, itu yang kami harapkan,” tambahnya.

Dengan kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap petugas pemadam kebakaran, hal ini membuktikan bahwa pemadam kebakaran menjadi satuan unit pelayanan yang mampu memberikan keamanan bagi masyarakat. Petugas pemadam kebakaran diharapkan dapat terus menjalani tugas dengan semangat, berlatih, dan memberikan hasil yang maksimal.

“Untuk seluruh pemadam kebakaran di seluruh dunia, mari kita bekerja sama dan bersinergi untuk kebaikan, kepentingan, dan keberhasilan kita dalam melaksanakan tugas,” harap Mulandono.

(Redakktur Tulisan: Michael Sitorus)

Leave a comment