Hits: 7

Lowla Santa Claudia Manurung

“Ini gambaran kita suatu hari nanti”
“Lewati masa-masa yang berarti”

Pijar, Medan. Kehidupan seperti apa yang kita harapkan bersama pasangan? Pastinya kehidupan indah dengan penuh tawa di dalamnya. Menjalani kehidupan hingga tua bersama pasangan adalah hal yang diimpikan bagi semua orang. Bersama menghadapi pahit dan manisnya kehidupan hingga akhir tanpa terpisahkan. Kehidupan seperti itu tergambarkan melalui lagu “Nanti Kita Seperti Ini” oleh grup musik asal Bandar Lampung, yakni Batas Senja.

Band yang terbentuk pada 2014 silam ini terdiri dari tujuh anggota, yakni Masitong sebagai gitaris dan vokalis, Bella sebagai vokalis, Anjas sebagai bassist, Juli sebagai  keyboardis, Sarah sebagai gitaris, dan Elzino sebagai drummer. Namun, kini mereka hanya beranggotakan empat orang, yaitu Masitong sebagai gitaris dan vokalis, Carissa sebagai vokalis, Erica sebagai vokalis, dan Elzino sebagai pemain drummer.

Lagu “Nanti Kita Seperti Ini” yang ditulis oleh Masitong menjadi viral di berbagai platform media sosial, khususnya TikTok dan dijadikan gambaran kehidupan bersama pasangan oleh banyak orang.

“Nanti Kita Seperti Ini” menggambarkan bagaimana perjalanan hidup bersama orang terkasih. Melalui lirik yang indah, lagu ini menceritakan bagaimana dua orang yang saling mencintai menjalani masa-masa yang berarti. Mulai dari masa pacaran hingga mereka memiliki buah hati. Jika didengarkan secara seksama, lagu ini juga menjelaskan tentang harapan dari penyanyi untuk kehidupan bersama pasangan terkasihnya.

“Ini gambaran kita suatu hari nanti”

“Setelah sekian lama kita jalani”

“Lewati masa-masa yang berarti”

“Kini ku sudah yakin pada satu hati”

“Yang kurasa tepat untuk temani”

“Sekarang hingga aku tua nanti”

Melalui potongan lirik lagu tersebut, Batas Senja menyampaikan gambaran kehidupan indah bersama orang pilihannya. Dengan penuh harapan bahwa pasangannya akan menemani dirinya hingga tua nanti. Melewati banyak peristiwa bersama orang pilihannya.

“Ingin punya rumah, Tuk tempat bermesra”

“Kau dipanggil ibu sementara aku ayah”

“Bertukar cerita, Di ruang keluarga”

“Bercengkerama dan menimang buah hati kita”

Mengikat janji bersama pasangan, memiliki tempat berteduh, dan memiliki buah hati adalah hal-hal yang ingin dicapai seseorang bersama pasangannya. Batas Senja melalui lagu ini menjelaskan bagaimana keinginannya mempunyai rumah sederhana dan keluarga kecil, di mana kita akan dipanggil ayah dan ibu. Sesuatu yang sederhana, namun indah.

“Sederhana, Bahagia ini lengkap sudah”

“Sama-sama, Hingga nanti ajal kita tiba”

“Jangan dulu lelah yakin semua indah”

“Pejamkanlah mata, Padanya kita berserah”

Sungguh lengkap sudah semuanya dan terasa bahagia ketika menjalani segalanya bersama pasangan terkasih. Melalui potongan lirik ini, penyanyi meminta kepada pasangannya agar tidak lelah dalam menjalani setiap hal dalam hidup. Yakinlah kepada Tuhan dan biarkan rencana-Nya yang bekerja dalam kehidupan mereka. Berserah kepada Tuhan dan percayalah bahwa semuanya akan indah pada waktunya.

(Redaktur Tulisan: Alya Amanda)

Leave a comment