Hits: 284

Adinda Mustika Sari

Pijar, Medan. Universitas Sumatera Utara mengadakan tes kesehatan dan narkoba untuk seluruh mahasiswa baru jalur SNMPTN angkatan 2023. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, yaitu pada tanggal 2-5 Mei 2023, dari pukul 7.30 – 11.00 WIB di Gedung Pancasila Universitas Sumatera Utara.

Mahasiswa angkatan 2023 jalur SNMPTN dapat mengikuti proses tes kesehatan dan narkoba sesuai dengan jadwal yang mereka dapatkan dari pihak universitas. Para mahasiswa harus melengkapi surat pernyataan yang sudah ditanda tangani oleh orang tua, membawa bukti pembayaran UKT ataupun bukti penerima KIP-K bagi para mahasiswa penerima KIP-K, dan mengikuti peraturan yang sudah ditentukan.

Khusus untuk pemeriksaan narkoba, mahasiswa dapat melaksanakan tes di rumah sakit pemerintahan selain di Universitas Sumatera Utara. Namun, tes kesehatan tetap diwajibkan untuk dilaksanakan di Universitas Sumatera Utara.

Tes esehatan SNMPTN 2023-mediapijar.com
Suasana pemeriksaan kesehatan dan narkoba mahasiswa jalur SNMPTN di Gedung Pancasila USU
(Fotografer: Adinda Mustika Sari)

Esther R.D Sitorus, salah satu dokter yang bertugas, menjelaskan bahwa tes kesehatan ini dilakukan untuk menyimpan jejak medis para mahasiswa. Riwayat medis tersebut berguna untuk menentukan apa tindakan yang harus dilakukan kepada mahasiswa ketika menggunakan fasilitas poliklinik ke depannya.

“Tujuan dilakukan pemeriksaan kesehatan di sini untuk rekam jejak medik mereka selama di sini. Karena selama menjadi mahasiswa mereka akan mendapatkan fasilitas perawatan di poliklinik, jadi kita sudah ada kartu awal mereka. Misalnya, ketika mereka datang menggunakan fasilitas poliklinik dengan riwayat hipertensi, nah kita sudah tahu,” ujarnya.

Jika pada tahun sebelumnya tes kesehatan dan narkoba dilakukan pada hari yang berbeda, tahun ini kedua tes dilaksankan pada hari yang sama agar lebih efektif pelaksanaannya. Meskipun dilakukan pada hari dan tempat yang sama, pengelolaannya tetap dilakukan secara terpisah sehingga tidak mengganggu proses satu sama lain.

Beberapa kendala juga dihadapi oleh para staf seperti peserta yang lalai dengan tidak memenuhi persyaratan yang sudah dilampirkan dan tidak datang sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Esther berharap agar mahasiswa jalur SBMPTN dan mandiri yang akan melaksanakan tes kesehatan nanti dapat bekerja sama dengan baik demi kelancaran pemeriksaan.

“Sebaiknya mahasiswa mematuhi apa yang harus mereka kerjakan, kalau gak tahu tanya dari mahasiwa sebelumnya. Jangan malu bertanya, ataupun acuh tak acuh agar kegiatan pemeriksaan tetap berjalan dengan lancar,” ucap Esther.

(Redaktur Tulisan: Marcheline Darmawan)

Leave a comment