Hits: 93

Anissa Nurul Faiza / Estetia Alma

Pijar, Medan. Masalah kebersihan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) di Universitas Sumatera Utara (USU) masih perlu menjadi perhatian. Tumpukan sampah berserakan di area-area tertentu, seperti di parkiran. Tidak hanya sampah plastik, sampah organik seperti daun-daun kering juga berserakan di sekitar kantin FISIP USU.

Tong sampah yang terlalu penuh juga mengakibatkan banyak sampah berserakan. Sampah jatuh dan berantakan di sekitar tong sampah sehingga lingkungan menjadi kotor serta bau tak sedap dapat menyebar.

Mahasiswa menyampaikan keresahannya perihal kebersihan khususnya sampah, salah satunya Nauroini, seorang mahasiswi Ilmu Politik. “Sebenarnya kampusnya sudah bersih, namun di sudut-sudut masih terlihat sampah yang menumpuk khususnya di tempat parkir kereta, terkadang kalau ada sampah yang menumpuk gitu kan bisa jadi sarang nyamuk,” ungkapnya saat diwawancarai di FISIP, Rabu (2/11/22).

Sampah Plastik di Parkiran FISIP
(Fotografer: Anissa Nurul Faiza)

Selain itu, kebersihan kelas juga harus menjadi fokus perhatian, karena ruang kelas menjadi tempat aktivitas akademik dilakukan. Sampah yang ditemui di kelas umumnya ialah sampah bekas makanan dan minuman yang dibawa masuk oleh mahasiswa.

Hal ini disampaikan oleh Juria, salah seorang petugas kebersihan FISIP. “Mahasiswa sehabis makan jangan suka naruh sampahnya di bawah kursi atau di sudut-sudut. Seandainya mahasiswa sehabis makan itu sadar habis makan keluar sebentar buang sampahnya itu pasti bersih,” ucapnya.

Menurutnya, kebersihan kampus merupakan tanggung jawab bersama. Ia menyampaikan harapannya untuk mahasiswa dan petugas kebersihan dapat saling menjaga.

Sejalan dengan itu, Simran yang seorang mahasiswi Administrasi Publik mengungkapkan harapannya untuk saling menjaga lingkungan kampus. “Kita sama-sama saling menjaga lingkungan, buang sampah pada tempatnya dan jangan tidak peduli kepada lingkungan,” pesannya.

(Redaktur Tulisan: Laura Nadapdap)

Leave a comment