Patricia Astrid

Pijar, Medan. Masyarakat Kota Medan kini tidak perlu bingung lagi untuk memilih tempat nongkrong yang pas untuk didatangi bersama keluarga. Ingin makan di luar bersama keluarga? Atau ingin mencari hiburan seperti bermain wahana dengan si kecil? Kini dua hal itu dapat direalisasikan di Katamso Land. Terletak di Jalan Brigjend Katamso No.710, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. Katamso Land yang resmi dibuka pada 22 Juni 2020 lalu kini dapat anda jadikan sebagai salah satu destinasi tempat nongkrong dan hiburan di Kota Medan.

Pada awal peresmiannya, Katamso Land cukup menarik banyak perhatian masyarakat Kota Medan. Didirikan di atas lahan yang cukup luas, Katamso Land mengusung konsep aneka kuliner dan wahana hiburan. Terdapat kurang lebih sebanyak 50 stand makanan dan minuman yang berjejer rapi di kawasan ini serta beberapa wahana hiburan lain seperti kora-kora dan bianglala yang terdapat di halaman seberang food court.

Saat masuk, para pengunjung akan langsung disuguhi dengan pemandangan lampu warna-warni yang nantinya semakin elok jika hari mulai gelap. Puluhan kursi dan meja yang berjejer rapi juga disediakan, sehingga para pengunjung tidak perlu takut untuk kehabisan tempat duduk.

Kuliner yang dijual juga beragam, mulai dari makanan berat seperti nasi dan mie goreng hingga makanan ringan seperti telur gulung, sosis, sushi, dan jajanan ringan lainnya. Sembari menikmati makanan dan wahana, pengunjung juga dapat menyaksikan pertunjukan live music band yang disuguhkan oleh Katamso Land. Live music dapat disaksikan setiap hari Selasa-Minggu terkecuali di bulan puasa.

Beberapa stand makanan dan minuman di Katamso Land (Fotografer : Patricia Astrid)

Beralih dari kulinernya, tempat ini juga memanjakan para pengunjungnya dengan adanya Festival Lampu. Festival ini sendiri merupakan salah satu daya tarik Katamso Land. Para pengunjung dapat berfoto atau sekadar melihat-lihat festival ini. Biaya masuk untuk festival ini yaitu 20 ribu rupiah perorang dan gratis untuk anak-anak di bawah tinggi 120 cm.

Sayangnya, di tengah pandemi yang melanda Katamso Land juga terkena dampak seperti berkurangnya pengunjung harian. “Waktu pertama jualan pemasukannya banyak, lama-lama makin berkurang. Sebelum Covid bisa 100 cup terjual, semenjak pandemi makin menurun 50 cup sehari atau cuma dapat 2 cup.” Ujar Rahmadani salah satu penjual minuman.

Tetap beroperasi di tengah pandemi, Katamso Land tetap menjalankan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Ketika masuk, para pengunjung diwajibkan terlebih dahulu untuk mengecek suhu badan yang dilakukan oleh beberapa petugas setempat, lalu disediakan pula beberapa wastafel untuk mencuci tangan yang dilengkapi dengan keran air mengalir dan sabun. Posisi kursi antara yang satu dengan yang lain pun cukup jauh, sehingga sobat Pijar tidak perlu khawatir untuk berdempetan dengan pengunjung lain.

Bersaing dengan night market serupa yang semakin menjamur di Kota Medan tentunya bukan hal yang mudah, maka dari itu Katamso Land berupaya menciptakan bukan hanya suasana nongkrong yang asyik namun juga wahana permainan di tengah kota.

“Suasananya disini kayanya lebih terbuka, kalau night market kan masih ada yang tertutup dan padat.” Ujar Bowo salah satu pengunjung. “Ikon Katamso Land kayanya sih karena ada pasar malam ada wahananya, kalau tempat-tempat lain kan nggak ada” tambahnya.

Adapun jam operasional Katamso Land senin-minggu mulai dari pukul 8.00-00.00. Jadi, sudahkah sobat Pijar tertarik untuk mengunjungi tempat nongkrong yang satu ini?

(Editor: Lolita Wardah)

Leave a comment