Penantian Black Steel Manokwari Selama 3 Musim

Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi

Rassya Priyandira

Pijar, Medan. Penantian gelar juara yang dinantikan Black Steel Manokwari selama 3 musim telah usai. Black Steel Manokwari sukses menjadi juara pada gelaran Liga Futsal Profesional Indonesia 2020 setelah mengalahkan SKN FC Kebumen dengan skor 6-2. Pertandingan partai final ini berlangsung di GOR UNY Yogyakarta pada Minggu, (28/3/21).

Setelah 3 musim absen juara, kini tim asuhan Rakhpol Saitnengam kembali mencatatkan Black Steel Manokwari pada daftar juara Liga Futsal Profesional Indonesia. Sejak awal pertandingan, kedua tim bermain secara agresif dan saling menyerang. Tensi dan atmosfer yang tinggi membuat kedua tim silih berganti melakukan tekanan. Peluang pertama Black Steel diciptakan pada menit pertama melalui tendangan Evan Soumilena.

Pada menit ke-3, tim besutan Alvaro Martinez mencoba menerapkan skema power play dengan Rio Pangestu sebagai kiper terbangnya. Sementara di kubu Black Steel, Evan Soumilena terus memberikan ancaman ke gawang SKN. Gol perdana bagi Black Steel hadir di menit ke-9. Evan Soumilena mampu mencetak gol melalui tendangan free kick-nya yang keras dan akurat.

Tertinggal satu gol, SKN mencoba tampil lebih agresif. Pada menit ke-11, Anton Cahyo mampu mengejar ketertinggalan SKN. Skor pun berimbang menjadi 1-1. Kemudian, Black Steel mampu unggul kembali pada menit ke-17 melalui umpan backheel Henrique da Cunha yang dieksekusi dengan baik oleh Mikus Tanu. Satu menit kemudian, Black Steel memperjauh keunggulannya melalui Evan Soumilena yang mencetak gol dengan memanfaatkan counter attack.

SKN yang tertinggal dua gol mencoba melakukan berbagai variasi serangan ke gawang Black Steel. Namun, pertahanan yang rapat dari Black Steel membuat babak pertama berakhir dengan hasil Black Steel Manokwari 3-1 SKN FC Kebumen.

Pada babak kedua, SKN kembali menerapkan skema power play. Melalui power play, SKN langsung menekan Black Steel di menit-menit awal pertandingan. Pertahanan Black Steel yang kokoh membuat SKN belum mampu menambah skor.

Evan “Evanmovic” Soumilena kembali mencatat namanya di papan skor melalui tendangan akrobatiknya pada menit 28. Black Steel unggul 4-1 dan hattrick untuk Evan. Pada menit 31, Krishna Bramenta melakukan kesalahan pada skema power play SKN. Kesalahan ini dimanfaatkan menjadi sebuah gol oleh Diego Rodrigo, pemain asing Black Steel. Black Steel semakin memperjauh keunggulannya dengan skor 5-1.

SKN yang semakin tertinggal jauh tidak putus asa begitu saja. Mereka secara gencar menyerang dan mencoba menambah skor. SKN berhasil menambah jumlah skor melalui kecohan Anton Cahyo di menit 37. Gol Anton Cahyo memperkecil skor menjadi 5-2.

Di akhir pertandingan, Black Steel menutup gelaran Liga Futsal Profesional Indonesia 2020 melalui tendangan datar Marchelino Ireeuw di menit 38. Black Steel Manokwari menyudahi partai final dengan skor 6-2. Kemenangan pun berada di pihak Black Steel.

Kapten Afdal merayakan kemenangan Black Steel Manokwari pada partai final Liga Futsal Profesional Indonesia 2020. (28/3/21) (Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi)

Kemenangan di partai final yang telah dinantikan selama 3 musim ini akhirnya membuahkan hasil. Hal ini diungkapkan oleh kiper Black Steel Manokwari, Muhammad Albagir. “Akhirnya, inilah yang kita impikan selama 3 tahun: Terbaik,” ujar Albagir seperti dilansir dari IGTV Bolalob.

Rustam selaku Manajer Black Steel Manokwari pun merasakan hal yang sama. Rustam mengungkapkan bahwa rasanya seperti mengulang memori di 2016. “Luar biasa. Terulang kembali sama seperti 2016,” ungkap Rustam.

Dengan hasil ini, gelaran Liga Futsal Profesional Indonesia 2020 yang telah terhenti selama 1 tahun lebih, akhirnya usai dengan Black Steel Manokwari sebagai juara pertama, SKN FC Kebumen juara kedua, dan Bintang Timur Surabaya sebagai juara 3. Sementara itu, tim Fair Play diraih oleh Vamos FC Mataram, Best Player diraih oleh Evan Soumilena (Black Steel Manokwari), dan Top Scorer diraih oleh Andri Kustiawan (Bintang Timur Surabaya) sebanyak 27 gol.

(Editor: Erizki Maulida Lubis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *