Langit tak selalu cerah, begitupun jalan tak jua selalu mulus. Maka, persiapkanlah dirimu. (Fotografer: Sulisintia Harahap)Setiap sudut-sudut yang akan kau siram dengan debur ombak adalah suara yang paling kutunggu hingga saat ini. (Fotografer: Hidayat Sikumbang)Aku tak lagi menyukai jalan pulang dan lebih memilih untuk mengitari jalan lain hingga bermil-mil jauhnya. Sebab, semua tak lagi sama ketika tak lagi bersama. (Fotografer: Hidayat Sikumbang)Perjalanan panjang menuju rumah. (Fotografer: Lolita Wardah Srg)Keindahan warna-warni senja sore itu. (Fotografer: Sherenika Azalia)“Suara air laut dan suara angin merupakan suara sederhana yang terus berulang. Kesederhanaan suara yang berulang membuat jiwa lebih tenang.” – Regis Machdy, Loving The Wounded Soul. (Fotografer: Annisa Van Rizky)Potret panorama kelok sembilan, Sumatra Barat. (Fotografer: Tasya Azzahra Nasution)Samudera, terima kasih sudah menerima segala hal dari tepian. Terima kasih sudah memberi segala hal untuk tepian. (Fotografer: Hazlina Ganif Sihotang)Biru yang menawan. (Fotografer: Ade Khairani Bustami)