Hits: 0

Muhammad Farhan/Frans Dicky N.

Pijar, Medan. Memasuki tahun ketiga, Komunitas Coin a Chance (CaC) mengadakan syukuran di A Dua Coffee pada Minggu (21/10). Kegiatan yang bertajuk “Palu, Donggala and Sigi Needs Our Help. Let’s Start Sharing and Caring” ini dikemas dengan kegiatan menarik seperti Coin Collecting Day (CCD) dan obral pakaian (Garage Sale).

Penyelenggaraan Coin Collecting Day (CCD) ini dilakukan dengan mengumpulkan berbagai celengan yang sudah disebar di berbagai kafe yang ada di kota Medan. Nantinya sebagian hasil dari CCD ini akan diberikan kepada anak-anak sebagai beasiswa dan sisanya akan dijadikan sumbangan untuk korban bencana alam di Provinsi Sulawesi Tengah.

Penjualan pakaian secara obral juga merupakan salah satu kegiatan amal yang ditujukan untuk membantu para korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi. Hasil dari penggalangan dana ini nantinya akan digabungkan dengan pengumpulan dana yang dilakukan oleh komunitas CaC di provinsi lain dan disalurkan kepada komunitas CaC Palu.

Coin Collecting Day (CCD) yang dilaksanakan oleh seluruh anggota CaC. (21/10) (Fotografer: Frans Dicky Naibaho)
Coin Collecting Day (CCD) yang dilaksanakan oleh seluruh anggota CaC. (21/10)
(Fotografer: Frans Dicky Naibaho)

“Terus kami juga berpikir karena baru-baru ini kan ada bencana alam yang terjadi di negara kita, jadi sekalian dilakukan penggalangan dana di acara anniversary ini. Setidaknya sedikit dari kami bisa membantu teman-teman yang ada di sana (Palu, Donggala dan Sigi),” ungkap Ahmad Sofyan selaku Ketua komunitas Coin a Chance (CaC).

Berbagai rangkaian acara semakin menarik lewat hiburan yang dibawakan oleh Vokal Grup RPAS Madrasah Paud Kelambir 5. Acara ini juga dimeriahkan dengan adanya penampilan stand up comedy. Suasana yang ramai namun santai menjadikan setiap pengunjung yang datang semakin menikmati acara ini.

Momen bahagia bagi komunitas CaC ini juga diramaikan oleh berbagai komunitas yang ada di kota Medan. Sebanyak 100 pengunjung hadir dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Dian Sutiara, anggota komunitas Indonesia Melek Media (IMMEDIA) memiliki harapan yang besar akan komunitas CaC. “Saya harap sih CaC bisa berkembang. Untuk saat ini kan anak didiknya sudah 7, untuk kedepannya, tahun ke tahun semoga makin banyak anak asuhnya. Sehingga pendidikan kita di Sumatera Utara bisa merata ya,” tutup Dian.

(Redaktur Tulisan: Intan Sari)

Leave a comment