Aroma daging panggang menyeruak dari balik etalase kaca, potongan daging penuh rempah yang berputar di besi vertikal perlahan berubah kecokelatan. Di balik itu, sang penjual dengan telaten menyayat daging tipis-tipis, kemudian menggulungnya dengan roti dan sayuran segar. Sekilas, orang mungkin menyebutnya kebab. Padahal, ia adalah Shawarma.
