Di tengah sibuknya kehidupan, banyak kelompok rentan yang menghadapi sejumlah tantangan untuk berekspresi. Dari banyaknya kelompok rentan yang selalu siap menghadapi rintangan serta tantangan, disabilitas tunarungu (Teman Tuli) menjadi salah satu yang siap menjalani hidup dengan semangat, meskipun terbatas pada kemampuan mendengar.
Di balik keterbatasan yang dimiliki, terdapat potensi besar yang sering kali luput dari pandangan. Sri Dewi Fitriyani Natadiningrat menjadi seseorang yang mampu melihat potensi besar itu.
