Pijar, Medan. Minggu (28/10) pagi, Museum Perkebunan Indonesia diramaikan oleh sejumlah komunitas penggagas “Membatik Asa untuk Indonesia”. Acara ini digelar oleh kolaborasi 4 komunitas, yaitu Pojok Baca Medan, Medan Heritage, Kenduri Kopi dan Persegi Media guna memperingati Hari Batik Nasional.
Untuk yang keenam kalinya, acara Medan International Coffee Festival (MICF) kembali diadakan. Acara tahun ini diselenggarakan oleh PT Multi Abadi Manajemen, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kebudayaan dengan mengusung “Coffee Business Expose” sebagai tema acara. Acara ini berlokasi di Taman Avros Medan, acara ini berlangsung selama dua hari pada tanggal 26-27 Oktober.
Ompu Gende merupakan coffee shop yang berdiri sejak pertengahan 2017 dan berada di jalan Chrysant VI No. 76 Tj. Sari, Medan Selayang. Ompu Gende terletak di komplek rumah yang jauh dari bisingnya lalu lintas sehingga membuat pengunjung merasa tenang dan merasa nyaman seperti di rumah.
Aceh Corner, kedai kopi yang berdiri sejak 5 tahun yang lalu merupakan tempat yang pas untuk rehat sejenak dari aktivitas yang menjenuhkan. Kedai kopi ini berada di Komplek MMTC Blok Q No. 10-11 Jalan Slamet Ketaren, Kenangan Baru, Percut Sei Tuan. Aceh Corner buka pukul 07.00 hingga 24.00 WIB.
Piacevole pertama kali hadir pada 1 Oktober 2017 dengan mengusung konsep yang berbeda dengan coffee shop pada umumnya. Terletak di tengah Kota Medan menjadikan konsep coffee street dipilih sebagai konsep usaha Piacevole. Selain untuk menarik perhatian, konsep tersebut juga sebagai solusi agar masyarakat milenial dapat membeli dan menikmati kopi tanpa harus memakan waktu.
Acara ini perdana dilaksanakan oleh SS Coffee, jumlah peserta yang mengikuti juga terbilang banyak, terdiri dari 40 Tim yaitu sebanyak 80 Orang. Acara yang terbuka untuk semua kalangan ini tidak pandang bulu, kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, pekerja bahkan tukang parkir sekalipun yang membuat satu sama lainnya membaur dan berinteraksi.
Kebiasaan anak muda saat ini dengan gaya hidup hangout membuat para pebisnis memanfaatkan kesempatan ini dengan membuka kafe-kafe yang di fasilitasi dengan Wi-Fi gratis.
Kopi adalah gambaran rasa yang membuat banyak orang merasa bingung mengapa pahit itu begitu terasa nikmat, mulai dari aroma yang autentik, warna yang menantang, dan juga rasanya membuat banyak orang begitu tergila-gila dengan minuman ini. Tidak jarang orang rela merogoh kocek yang besar untuk menikmati sensasi minum kopi yang berkualitas baik aroma maupun rasanya.
Kini, kopi juga tak harus selalu disajikan dengan menggunakan cangkir, yang dijual di kedai kopi berkelas. Zaman sekarang, kopi bukan cuma sekedar minuman, tapi sudah menjadi gaya hidup. Terutama kawula muda sedang tergila-gila dengan ciamiknya rasa kopi susu. Konon, kopi susu jadi jawaban bagi mereka yang ingin menjajal kopi tapi tak kuat mencecap rasa pahit.
Penikmat kopi juga tidak memandang gender, laki-laki atau perempuan bisa menyantapnya.
