Tag: kebebasan

Okja dan Padamnya Kebebasan Hewan

Nama film Okja diambil dari nama binatang peliharaan seorang gadis perempuan dan kakeknya yang dititipkan seekor babi sintetis dari perusahaan multinasional, Mirando Corporation. Konon babi itu setelah 10 tahun akan diambil kembali untuk diikutsertakan dalam perlombaan babi terbaik. Rupa Okja seperti gabungan dari kuda nil, gajah, dan lembu laut.

Berawal dari strategi Lucy Mirando yang merupakan CEO Mirando Corporation dalam meraih kepercayaaan publik akan perusahaan mereka, dibuatlah ajang kompetisi festival babi super untuk menepis pemikiran masyarakat mengenai hewan sintetis atau buatan. Mereka mengirimkan 26 babi sintetis ke 26 peternak lokal di tiap negara berbeda. Nantinya dari 26 itu akan dipilih satu babi terbaik sebagai wajah baru Mirando Corporation.

Sebuah Cerita dari Pewarta di Ujung Nusantara

Kerusuhan di Wamena membuka mata para jurnalis bagaimana seharusnya meliput Papua. Menjadi pekerjaan rumah bagi jurnalis untuk lebih rajin lagi menulis tentang Papua. Banyak angle yang dapat diulik, bahkan banyak kasus yang belum tersentuh. Kebebasan jurnalis dalam membuat sebuah liputan juga sangat terbatas.

Peringatan Hak Asasi Binatang: Sebab Hak Asasi Bukan Hanya Milik Manusia

Manusia kerap mengatakan hal serupa ketika berbuat sesuatu. Disenggol sedikit katanya melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Bagi sebagian besar, HAM adalah senjata agar tidak disalahkan, agar dibenarkan, dibela dengan alasan ‘hanya menggunakan haknya sebagai manusia’. Kadang lupa kalau yang lain juga punya hak atas sesuatu.

Hujan dan Demokrasi

Akhir-akhir ini hujan sering hadir
Terhisap oleh tanah dan menyuburkan buah-buah bibir
Karena tak semua orang suka buah
Maka,
Subur pun tak selamanya menghibur
Hujan turun membawa alur kacau pada hal manis yang perlahan luntur