“Mari-mari dipilih, tiga sepuluh, kemejanya, kausnya kak,bang”. Seruan seperti itu terdengar seperti bergema, saling bersahut-sahutan siang itu. Padahal cuacanya begitu terik.
“Mari-mari dipilih, tiga sepuluh, kemejanya, kausnya kak,bang”. Seruan seperti itu terdengar seperti bergema, saling bersahut-sahutan siang itu. Padahal cuacanya begitu terik.