Berdasarkan ceritamu pepohonan kandas Api melahap kebanyakan lahan Kesegaran lenyap sementara udara menjadi problema Dan kau semakin takut pada negerimu
bisikan angin yang menyentuh dedaunan bagaikan suara flute yang lembut suara tetasan air penambah kemerduan Tenang, tenang, dan tenang Desir ombak di pantai bernyanyi ditepi lautan luas
Bunga tak hanya sekedar memperindah, tetapi juga akan menjadi sebuah makna diantara jutaan keindahannya.
Kepalamu adalah deretan huruf, yang kubaca selepas pukul dua belas malam. Disana ada dua kata yang sering kutemukan, “aku” dan “kamu”. Lalu diujungnya terselip sebuah tanda tanya, mungkin beberapa. Tunggu, aku salah, ada puluhan tanda tanya.
Bentuk ancaman frontal yang disampaikan warga desa Marindal Satu kepada pelaku buang sampah sembarangan
Senja bersama Kawan. Tiga pengunjung yang asik menikmati matahari terbenam di Danau Siombak Marelan, Medan.
Kupikir kumampu mengisi seluruh halaman cerita itu hingga tamat.
Namun ternyata perubahan mengubah segalanya.
Halaman itu tak penuh, cerita itu tak berujung.
Hits: 32Puspita Oktarinanda Azmi Senjaku… Langkah itu berdecik Tepisan angin mendesakku pergi Kaki berpijak dalam, Raga memaksaku melangkah…
Cinta memang begitu sangat indah, jika orang yang mempunyai cinta dapat mengahargai sepenuhnya cinta
seseorang telah membuat hatiku dihujam tombak bertubi-tubi. Aku berusaha tidak ingin menangis lagi, karena aku tidak ingin terlihat lemah oleh siapapun. Tiba-tiba lamunanku buyar.
