Galeri

Aku, dan Diriku Seorang

Mencari titik terang di dalam kegelapanku saat ini tak semudah membalikkan telapak tangan. Lalu seketika terlintas di benakku, apakah aku harus melepaskan semua kebahagiaan dan kenyamanan yang pernah ku dapat dan kurasakan? Pertanyaan dalam diriku yang terus menerus menjadi bebanku. Tidak kutemukan jawaban dalam diriku dengan keadaanku.

Tidak, Jangan Lagi.

Suasana di kamar ini lengang. Menyisakan aku dan sekelebat bayang-bayang tentang peristiwa menakjubkan yang baru saja terjadi. Pukul satu dini hari. Aku masih tak dapat tidur. Masih terbawa suasana beberapa jam yang lalu. Telepon genggam ku bergetar.

Hujan dan Demokrasi

Akhir-akhir ini hujan sering hadir
Terhisap oleh tanah dan menyuburkan buah-buah bibir
Karena tak semua orang suka buah
Maka,
Subur pun tak selamanya menghibur
Hujan turun membawa alur kacau pada hal manis yang perlahan luntur