Author page: Media Pijar

428 Tahun Medan Berbudaya dan Wujud Arti Sebuah Keberagaman

Perayaan hari jadi Kota Medan ini memiliki beberapa acara di antara lain workshop yang bertempat di Hotel Santika Dyandra, Medan Carnival, penampilan musik dan tari tradisional, dan tidak ketinggalan lomba design batik khas Medan.

Antara Vegetarian, Vegan, dan Kasih Sayang pada Hewan

Vegan, gaya hidup yang mungkin bisa kategorikan luar biasa aneh. Karena gaya hidup yang satu ini akan mengharuskan peneladannya, mengeliminasi segala jenis daging dari dunia konsumsinya, dan hanya memakan sumber daya nabati.

Ini Dia Manfaat dari Lidah Buaya yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

Aloe Vera gel, begitu Generasi Z menyebutnya, tiba-tiba menjadi bahan perbincangan yang hangat di media sosial. Zaman yang serba instan mengharuskan segala aspek kehidupan turut berubah seiring berjalannya waktu.

The Commuter, Tantangan Penuh Teka-Teki dalam Kereta

Sesuai dengan judulnya, The Commuter berlatar tempat di sebuah kereta. Bercerita tentang seorang salesman bernama Michael McCauley yang setiap harinya menggunakan kereta komuter ke kota Manhattan, tempat ia bekerja, selama sepuluh tahun belakangan. Namun, tanpa diduga ia suatu hari dipecat dari pekerjaannya.

Winchester, Misteri Kutukan Rumah Berhantu

Kehidupan Sarah berubah drastis selepas kepergian suaminya akibat penyakit tuberkulosis (TBC) dan bayinya, Annie yang meninggal secara tiba-tiba. Sarah kemudian tinggal bersama keponakannya yang bernama Marion (Sarah Snook) dan cucunya Henry (Finn Scicluna-O’Prey).

“Plogging”, Tren Workout Terbaru Bagi Kesehatan Diri dan Lingkungan

Sebuah aktivitas workout yang diawali dari Swedia dengan sebutan ‘Plocka upp’ ini merupakan kombinasi dari jogging dan memungut sampah. Aktivitas ini awalnya merupakan kegiatan terorganisir di Swedia yang berlangsung pada tahun 2016 dan lambat laun mulai mengglobal hingga ke negara–negara lain sampai saat ini.

Kisah Pilu Perempuan Timor Leste di Balik Film Memoria

ilm Memoria ini dibuka dengan narasi yang disampaikan oleh salah seorang perempuan yang bernama Maria, ia adalah seorang perempuan paruh baya asal Timor Leste korban perang di masa penjajahan Timor Leste.