Hits: 28

Nur Agustilahmi Nasution

Pijar, Medan. Indonesia kembali memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang jatuh pada tanggal 9 September 2025. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Olahraga Satukan Kita” sebuah pesan yang menandakan bahwa olahraga tidak hanya penting untuk kesehatan jasmani, tetapi juga berperan sebagai sarana mempererat persaudaraan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, menegaskan dalam sambutannya bahwa olahraga sejak lama telah menjadi instrumen pemersatu bangsa. Pernyataan tersebut dibawakan saat peringatan Haornas di Jakarta, Senin (9/9/2025).

“Olahraga bukan hanya sekadar ajang prestasi, tetapi juga sarana memperkokoh persatuan bangsa. Nilai sportivitas, saling menghargai, dan menerima hasil dengan lapang dada menjadi teladan untuk kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.

Seiring perkembangan zaman, kesadaran berolahraga juga semakin meningkat, terutama di kalangan generasi Z (Gen Z). Berbeda dengan generasi sebelumnya, Gen Z memandang olahraga bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari gaya hidup modern.

Hal ini sejalan dengan Laporan Populix pada Februari 2025 lalu yang berjudul, Understanding Indonesia’s Sports Trends. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa 94% responden Milenial dan Gen Z di Indonesia rutin berolahraga, dengan mayoritas melakukan aktivitas olahraga di luar lapangan seperti lari dan bersepeda.

Tidak hanya sebatas kesehatan fisik, olahraga bagi Gen Z juga erat kaitannya dengan kesehatan mental. Banyak di antara mereka yang menjadikan aktivitas fisik sebagai cara melepaskan stres, menjaga konsentrasi, hingga membangun rasa percaya diri.

Peringatan Haornas tahun ini diharapkan menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya menjadikan olahraga sebagai kebutuhan bersama. Tema “Olahraga Satukan Kita, mengandung pesan agar seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang usia maupun latar belakang, menjadikan olahraga sebagai gaya hidup yang sehat sekaligus pemersatu bangsa.

“Saya juga ingin menyampaikan pesan khusus kepada pemuda Indonesia, jangan membiarkan diri kalian terjebak dalam gaya hidup pasif. Jadikan olahraga sebagai sahabat sehari-hari. Pemuda yang sehat adalah pemuda yang kuat, berani, dan siap memimpin bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Dengan meningkatnya kepedulian generasi muda, terutama Gen Z, terhadap pentingnya olahraga, optimisme ke depan semakin besar. Olahraga kini bukan lagi semata aktivitas fisik, melainkan gerakan sosial yang menumbuhkan solidaritas, kesehatan, serta persatuan demi Indonesia yang lebih kuat.

(Redaktur Tulisan: Michael Sitorus)

Leave a comment