Hits: 24

Claresa Windy Thiara Br Tarigan

Memusuhi jiwa yang perlahan tumbuh ini
Mengutuki diri sendiri tanpa rasa malu
Ku kembali mengurung diri dalam dinginnya keangkuhan ini
Aku sebut diriku sia-sia

Lihatlah aku, dengan berbagai luka menganga
Aku rusak, tak berguna dan tersesat
Ku bahkan tak bisa diperbaiki dengan tetesan air mata ataupun hangatnya rasa cinta
Tak bisa diperbaiki, ku sia-sia

Berjalan hingga letih, ku masi kehilangan makna ku
Berjalan menelusuri noda diri, bertaruh ku akan putus asa
Letih membohongi diri, namun tak kutemukan jalan tuk mendaki
Mereka sebut ku sia-sia

Di dunia yang tak ku kenal ini, semuanya terasa gelap dan dingin
Apakah ku salah melangkah ?
Membaluri diri dengan air mata, menuang kesedihan yang tak seharusnya ada
Masih layakkah ku tak disebut sia-sia ?

Leave a comment