Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, jargon “Belum kenyang kalau belum makan nasi” sudah menjadi doktrin kultural yang mendarah daging. Doktrin ini memicu ketergantungan akut pada satu komoditas pokok, yaitu beras.
Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, jargon “Belum kenyang kalau belum makan nasi” sudah menjadi doktrin kultural yang mendarah daging. Doktrin ini memicu ketergantungan akut pada satu komoditas pokok, yaitu beras.