Menarilah dan terus tertawa, walau dunia tak seindah surga. Begitulah penggalan lirik dalam film Laskar Pelangi. Ya, tari akan identik dengan sesuatu yang bernarasikan ekspresif terhadap diri seseorang.
Lantas bagaimana ia bisa menjadi seorang Public Speaker seperti sekarang? Berbagai prestasi yang dimilikinya tentu tidak didapat dengan proses yang instan. Untuk menjadi sukses, tidak cukup hanya bermodal paras cantik saja, itulah yang ada di benak Aziva Zahrianis.
Rassya Priyandira salah satunya, pemuda kelahiran 19 Januari 2001 ini sudah tertarik dengan dunia puisi sejak duduk bangku sekolah. Hobinya itu mengantarkan ia menyabet beberapa juara pada kompetisi musikalisasi puisi, mulai dari tingkat daerah hingga nasional.
