Hits: 70
Khairun Nisa Lubis / Alya Ridzki Nazahwa
Pijar, Medan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media menyelenggarakan Medan Film Festival (MFF) 2023 di Taman Budaya Medan, Sumatera Utara.
Acara prestisius ini menjadi pusat perhatian para pecinta film dan industri kreatif. Berlangsung pada 25-26 November 2023, MFF juga menyuguhkan serangkaian film berkualitas tinggi dalam rangka merayakan keberagaman dan bakat di dunia perfilman.
Bukan hanya acara film biasa, melainkan wadah unik bagi sineas lokal memamerkan karya-karya kreatif mereka. Festival ini memberikan kesempatan kepada pembuat film dari Sumatera Utara dan sekitarnya untuk mengeksplorasi kreativitas dan menampilkan film-film yang mencerminkan warisan budaya serta keindahan lokal.
Faiz Hamdani, salah satu pengunjung acara MFF mengungkapkan bahwa acara ini memberikan banyak dampak positif untuk sineas lokal yang tertarik kepada dunia perfilman.
“Menurut saya, dengan adanya MFF ini akan mendukung untuk sineas lokal. Setidaknya mereka punya tempat untuk memamerkan, menunjukan kemampuan perfilman mereka. Dampak positifnya juga pasti banyak, acara ini bisa meningkatkan semangat orang-orang yang berada di industri perfilman lokal dan lebih dikenal juga melalui festival ini. MFF ini juga bisa berperan untuk mengembangan karir mereka ke depannya,” ujarnya.

(Fotografer: Khairun Nisa Lubis)
Selain menyajikan keberagaman, acara ini juga menghadirkan rangkaian kegiatan yang beragam. Festival ini menampilkan gelar wicara (talkshow), pameran seni terkait perfilman, hingga sesi tanya jawab dengan pembuat film.
Dari seluruh rangkaian acara tersebut, sorotan utama di MFF 2023 ini adalah acara khusus screening film. Di mana penonton dapat menikmati berbagai karya sinematik terbaik yang mendorong batas-batas kreativitas.
Salah satu film yang ditampilkan adalah $avvy karya Robin Hauser. Film dokumenter ini menceritakan tentang norma-norma sejarah, budaya, dan masyarakat seputar perempuan serta uang. Dalam film ini secara spesifik mengisahkan para perempuan yang menghadapi krisis finansial saat suatu peristiwa buruk menimpa diri dan keluarga mereka.
$avvy merupakan salah satu film seleksi American Film Showcase (AFS) tahun 2022. Banyaknya anak muda zaman sekarang yang terjerat pinjaman daring, kredit, dan paylater menjadi alasan film ini dipilih untuk screening di Medan Film Festival 2023.
Bernard Uadan, Konsultan Amerika untuk Sumatera, turut hadir dan menyampaikan harapannya kepada para perempuan agar dapat mengambil peran dalam mengatur keuangan pribadi mereka.
“Tidak atau adanya gambaran seorang suami, kita harus mengontrol keuangan pribadi kita. Jadi, kalau kejadian apa-apa kita masih bisa hidup. Ada salah satu penasihat keuangan mengatakan banyak dari wanita yang tidak meminta pertolongan hingga semuanya terlambat, jadi itu lah fokus dari film ini,» jelas Bernard.
(Redaktur Tulisan: Rani Sakraloi)

