Hits: 73

Erna Berliana

Pijar, Medan. Gulai tikungan atau gultik merupakan salah satu hidangan kuliner khas Indonesia yang cukup terkenal. Makanan legendaris khas ibu kota ini disebut sebagai gulai tikungan karena hampir semua penjual makanan ini menjualnya di tikungan jalan.

Gultik umumnya terdiri dari bahan-bahan utama seperti daging sapi, daging kambing, atau hati ayam yang dimasak dengan bumbu gulai yang khas. Bumbu yang biasa digunakan untuk membuat gulai yaitu serai, daun jeruk, lengkuas, jahe, kunyit, kemiri, ketumbar, bawang dan perpaduan rempah-rempah lainnya. Memiliki rasa yang gurih dari perpaduan gulai serta rempah-rempah yang unik, makanan satu ini biasanya menjadi salah satu kuliner incaran anak muda saat malam hari.

Selain kenikmatan rasa dan keunikan lokasi penjualannya, gultik juga biasanya disajikan dengan porsi yang cukup terbatas atau terbilang sedikit. Perpaduan nasi yang disiram dengan kuah gulai panas, ditambahkan dengan potongan daging serta kerupuk dan sambal dengan sajian kecil yang hanya beberapa suapan saja, yang justru membuat para pembeli merasakan sensasi tersendiri untuk menambah porsi dari gultik ini.

Gultik juga merupakan salah satu ikon kuliner malam yang terbilang populer. Para penjual gultik ini biasanya memilih tikungan ataupun pinggir jalan kota untuk berdagang. Di bawah cahaya gemerlap lampu jalan dengan cuaca malam yang nyaman, membuat pesona menikmati gultik semakin menarik dan membuat kesan yang ingin diulang kembali oleh para penikmat gultik.

Gultik telah menjadi kuliner yang banyak disukai orang-orang. Sehingga, kini sudah banyak pedagang gultik di sebagian besar kota di Indonesia. Nah, buat kamu warga Medan yang belum pernah dan penasaran untuk mencoba kuliner satu ini, bisa banget langsung menuju Gultik 69 yang berada di Jalan Sriwijaya No. 4, Kecamatan Medan Baru.

Gultik 69 ini menyediakan dua jenis toping daging, yaitu sapi dan juga ayam. Sama dengan gultik pada umumnya, harga Gultik 69 mulai dari lima belas ribu rupiah untuk porsi biasa dan tiga puluh ribu rupiah untuk porsi jumbo. Selain menjual gultik, pedagang gultik juga biasanya menjual beberapa jenis sate. Mulai dari sate kerang, sate hati ayam dan juga sate telur yang dijual dengan harga lima ribu rupiah saja.

Bukan hanya Gultik 69, saat ini di Kota Medan sendiri sudah ada beberapa penjual gultik yang tentunya tidak kalah nikmat. Bahkan karena kepopulerannya, gultik yang biasanya di pinggir jalanan saja, kini sudah dapat dinikmati di banyak tempat makan atau restoran yang menyediakan menu gultik.

Tidak lengkap rasanya jika sebagai pecinta kuliner belum pernah mencoba sensasi menikmati gulai tikungan saat malam hari yang indah. Untuk kamu yang ingin menjelajahi dunia kuliner di malam hari, jangan sampai melewatkan kesempatan untuk merasakan sensasi dan kenikmatan yang ditawarkan oleh kuliner jalanan yang satu ini.

(Redaktur Tulisan: Naomi Adisty)

Leave a comment