Hits: 127
Raymond Putra Pratama Silalahi
Pijar, Medan. Perkuliahan tatap muka di Universitas Sumatera Utara (USU) telah dilaksanakan. Seiring dengan hal tersebut, fasilitas yang disediakan USU juga perlahan mulai dioperasikan kembali untuk mahasiswa. Namun, lain halnya dengan sepeda USU yang sampai sekarang belum dioperasikan semenjak lima tahun vakum.
Pihak keamanan Biro USU, Sabbarudin, mengatakan bahwa sepeda USU sudah tidak terpakai selama lima tahun dan belum ada kejelasan akan dilakukannya perbaikan. Menurutnya, pihak biro yang mempunyai wewenang tentang perbaikan fasilitas-fasilitas kampus, bukan pihak keamanan.
“Lima tahun yang lalu, itu (sepeda USU) mangkrak dan belum ada kejelasan sampai sekarang, dan kalau itu (perbaikan sepeda) bukan ranah kita. Kalau ranah kita hanya menjaga agar tidak kehilangan,” ungkapnya pada Sabtu (15/10/22).
Pos-pos sepeda terdapat di pintu satu USU, pintu “doraemon”, Biro USU, dan Fakultas Farmasi. Pada pos sepeda biro, dapat ditemukan beberapa sepeda yang rusak. Kerusakan terdapat pada ban yang sudah kempes dan peot, bangku yang rusak, rantai lepas dan berkarat, hingga beberapa bagian lainnya rusak yang menandakan bahwa sepeda USU tampak tidak terurus.

Salah satu mahasiswa aktif dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USU, Nadya Elisabeth, mengatakan bahwa sepeda USU tidak pernah terlihat di wilayah USU dan terdengar kabar bahwa sepeda tersebut tidak bisa dipakai.
“Pernah ingin coba, tetapi karena tidak ada yang pakai jadi bingung mau izin ke siapa, dan dengar-dengar ga bisa dipakai,” ucapnya kepada Pijar pada Selasa (18/10/22).
Kondisi sepeda USU yang tidak terawat juga mendapat komentar dari alumni Arsitektur USU angkatan 2016, Riris Adriaty Putri Erwina. Ia mengungkapkan bahwa rasa ingin mencoba fasilitas sepeda USU sangat tinggi, tetapi ia mengurungkan niat karena kondisi sepeda USU yang tidak berfungsi dan tidak layak dipakai.
“Pada saat saya masih menjadi mahasiswa aktif, rasa ingin mencoba sepeda USU itu besar, tetapi di stasiun sepeda itu, sepeda yang tersedia berkarat terus tempat duduknya rusak dan bannya kempes,” jelasnya.
Riris berharap agar sepeda USU dapat kembali beroperasi, karena dapat membantu para mahasiswa yang tidak memiliki kendaraan untuk sampai ke lingkungan fakultas yang jauh dari pintu masuk USU.
Terkait hal ini, pihak biro belum memberikan tanggapan. Diharapkan sepeda USU ini mendapatkan perhatian dari pihak USU agar dapat beroperasi lagi.
(Redaktur Tulisan: Laura Nadapdap)

