Hits: 22

Nurul Sukma Asghar / Azela Nurul Syaf

Pijar, Medan. Wikimedia Minangkabau mengadakan Temu Daring Wikipediawan pada Minggu, 29 November 2020 pukul 13.00–15.00 WIB melalui Zoom meeting. Dalam kondisi pandemi Covid–19, kegiatan yang biasa dilakukan setiap dua kali dalam sebulan oleh Wikimedia Minangkabau berupa Kopdar (Kopi Darat) kini harus beralih pada sistem online.

“Tujuan Temu Daring Wikipediawan Minangkabau untuk mempererat silahturahmi sesama Wikipediawan Minangkabau saja. Sambil belajar dan menulis bersama di Wikipedia Minangkabau,” ujar Kartika Sari selaku narasumber menggunakan bahasa Minangkabau yang sudah di artikan kedalam bahasa Indonesia.

Meskipun dilaksanakan secara virtual, peserta tetap dapat dibimbing langsung untuk belajar bagaimana cara menulis atau menyunting sebuah artikel di Wikipedia Minangkabau.

Wikimedia Indonesia adalah organisasi nirlaba dan merupakan mitra lokal dari Yayasan Wikipedia (Wikimedia Foundation). Organisasi ini berdedikasi untuk mendorong pertumbuhan, pengembangan, dan penyebaran pengetahuan dalam bahasa Indonesia dan bahasa lain yang dipertuturkan di Indonesia secara bebas dan gratis.

Wikipedia Minangkabau adalah ensiklopedia bebas berbahasa Minangkabau. Para wikipediawan yang bisa berbahasa Minangkabau biasanya menulis di artikel tersebut. Tidak hanya menulis, bahkan para wikipediawan dapat menambahkan atau meng-update artikel–artikel lama di Wikipedia Minangkabau. Tentu saja ada perbedaan bahasa antara Wikipedia Indonesia dan Wikipedia Minangkabau yang menggunakan bahasa daerahnya. Namun konsep dan kegunaan Wikipedia Minangkabau tetaplah sama dengan Wikipedia Indonesia, yaitu sebagai tempat berbagi dan berkontribusi secara bebas di dalam Wikipedia dengan memperhatikan aturan yang berlaku.

Proses penulisan dan penyuntingan artikel pun tak boleh asal mengambil dari internet. Kartika Sari menjelaskan salah satu kriteria referensi untuk menulis dan menyunting adalah melewati proses tahap editing yang valid. “Salah satu kriteria referensinya adalah artikel yang kita kutip melewati proses editing yang termanajemen sehingga mampu dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tegas Kartika Sari.

Kartika Sari pun berharap agar kegiatan ini bisa dilakukan secara rutin setiap bulan, walaupun di kondisi pandemi seperti saat ini. Ia juga menambahkan harapan agar pertemuan daring selanjutnya, peserta yang berantusias bisa bertambah semakin banyak untuk bersilaturahmi dan menulis bersama Wikipediawan Minangkabau lainnya.

(Editor: Erizki Maulida Lubis)

Leave a comment